Bengkulu, – Arus kendaraan di ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung mengalami lonjakan signifikan selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 1.747 kendaraan melintasi ruas tol tersebut pada 13 Mei 2026 atau meningkat 24,43 persen dibandingkan trafik normal harian.
Peningkatan volume kendaraan itu menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat Bengkulu dan sekitarnya selama momentum libur panjang. Ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung sendiri menjadi salah satu jalur strategis yang mendukung konektivitas serta mempercepat waktu tempuh masyarakat menuju berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu.
Secara keseluruhan, trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) juga mengalami kenaikan cukup tajam. Total kendaraan yang melintas di berbagai ruas tol operasional mencapai 118.599 kendaraan atau naik 24,19 persen dibandingkan kondisi normal.
Selain Tol Bengkulu–Taba Penanjung, sejumlah ruas lain turut mengalami peningkatan trafik seperti Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar yang naik 47,31 persen dan Tol Padang–Sicincin sebesar 48,18 persen. Sementara kenaikan tertinggi terjadi pada ruas Kuala Tanjung–Pematang Siantar yang melonjak hingga 62,51 persen.
PT Hutama Karya menyampaikan bahwa pemantauan arus lalu lintas dilakukan secara intensif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman selama masa libur panjang. Perusahaan juga menyiapkan petugas serta sarana pendukung di sejumlah titik strategis.
Pengguna jalan tol diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman antarkendaraan, serta memastikan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian.
Jika merasa lelah saat berkendara, pengguna jalan diminta memanfaatkan rest area terdekat untuk beristirahat demi menjaga keselamatan selama perjalanan.
PT Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran operasional Jalan Tol Trans Sumatera melalui peningkatan layanan dan koordinasi bersama pihak terkait sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat selama periode libur panjang.(Eko)










