Ladeni Permainan Keras, Dua Pemain SIWO Bengkulu Cedera

oleh -28 Dilihat

Bengkulu – Pada laga perdana Tim Futsal SIWO PWI Bengkulu yang berlaga di Porwanas XIII Malang Jawa Timur. Tim SIWO PWI Bengkulu terpaksa mengakui keunggulan tim SIWO PWI Solo, dimana dalam laga dua kali 20 menit yang dimainkan di lapangan SM Futsal Malang. Laga berjalan keras, dimana dua pemain SIWO Bengkulu cedera setelah pertandingan berakhir dengan skor 8-2 untuk kemenangan SIWO Solo. Namun meski di laga perdana kalah. Kapten tim futsal SIWO Bengkulu Supratman mengatakan, mereka tetap semangat dan akan menampilkan permainan lebih maksimal pada laga kedua yang akan dilangsungkan besok (Selasa-red) melawan Tim Futsal SIWO Kalimantan Tengah (Kalteng), “Kita berada di Group G satu group dengan Solo, Kalteng dan Kepri. Besok kita akan meladeni Kalteng. Tadi sebelum pertandingan melawan Solo, kita sempat melihat pertandingan antara Kalteng dan Kepri dan secara kualitas individu pemain kita tidak kalah, hanya saja mungkin faktor stamina yang cukup berpengaruh pada tim kita. Tapi kami tetap optimis besok bisa tampil lebih maksimal lagi dari laga pertama,” ungkap Kapten Tim Futsal SIWO PWI Bengkulu tersebut, Senin (21/11).


Selain itu, adapun penyebab kekalahan tim futsal SIWO PWI Bengkulu di laga perdana, selain permainan yang cukup keras. Hal itu juga dikarenakan faktor perjalanan dari Bengkulu ke Malang yang cukup jauh dan memakan waktu. Sehingga perjalanan tersebut menguras stamina pemain, “Tadi dua pemain kita cidera yaitu Doni dan Aminuddin. Memang laga cukup berlangsung keras. Tapi sebenarnya saya cukup memaklumi kondisi stamina kawan-kawan yang terkuras akibat perjalanan yang ditempuh. Kita berangkat dari Bengkulu Minggu pagi, dari Bandara Fatmawati ke Bandara Soeta. Pukul 15.30 kita terbang lagi dari Bandara Soeta ke Bandara Juanda di Surabaya. Setelah itu sekitar pukul 17.00 tiba di Surabaya. Kita transit lagi naik bus menuju Kota Malang yang meskipun lewat TOL, namun perjalanan darat dari Surabaya-Malang itu hampir tiga jam. Setelah tiba di Malang kita ke sekretariat Panitia Porwanas Ke XIII di Universitas Negeri Malang (UM) sekitar pukul 21.00 WIB. Kemudian dari UM kita drop ke Hotel dimana waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB. Kemudian siang harinya tadi Senin pukul 12.00 WIB kita langsung menghadapi Solo. Tapi insya Allah besok kita dan kawan-kawan bisa main lebih lepas dan setidaknya stamina kawan-kawan sudah mulai kembali,” pungkas pria yang akrab dipanggil Iwan tersebut. (Cis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.