Bengkulu, – Di tengah tren penurunan harga emas, PT Pegadaian Cabang Bengkulu justru mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk mulai berinvestasi. Alih-alih khawatir harga terus merosot, masyarakat diminta mengubah pola pikir bahwa emas merupakan instrumen investasi sekaligus tabungan jangka panjang yang nilainya tetap menjanjikan.
Ajakan tersebut disampaikan Pimpinan Cabang PT Pegadaian Bengkulu, Muhammad Rizky, dalam kegiatan Media Gathering bersama insan pers di Bengkulu, Kamis (6/8/2026). Acara tersebut juga dihadiri jajaran Pegadaian Syariah Cabang Bengkulu sebagai bentuk penguatan sinergi dengan media.
Rizky mengungkapkan, minat masyarakat terhadap investasi emas sepanjang 2026 mengalami lonjakan signifikan. Sejak awal tahun, transaksi pembelian emas meningkat sekitar 50 hingga 60 persen, baik melalui layanan cicilan emas di Galeri Pegadaian maupun pembelian tunai.
Meski harga emas saat ini mengalami koreksi, kondisi tersebut dinilai bukan menjadi alasan untuk menunda pembelian. Sebaliknya, penurunan harga menjadi peluang terbaik untuk menambah aset.
“Kalau ada rezeki, beli saja emas. Jangan takut karena harga sedang turun. Justru saat harga rendah inilah waktu yang tepat untuk membeli. Pola pikir masyarakat harus diubah, emas bukan untuk keuntungan sesaat, tetapi sebagai tabungan dan investasi jangka panjang,” ujar Rizky.
Tak hanya transaksi pembelian emas, layanan gadai di Pegadaian Bengkulu juga menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan 2026, transaksi gadai tercatat meningkat sekitar 60 hingga 70 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Menurut Rizky, tingginya aktivitas transaksi tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pegadaian yang terus meningkat, baik sebagai solusi pembiayaan maupun sarana investasi.
Sementara itu, Pimpinan Pegadaian Syariah Cabang Bengkulu, Heriadi, berharap hubungan baik dengan media dapat terus terjalin sebagaimana yang telah dibangun selama ini. Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai program dan layanan Pegadaian.
Ia menambahkan, publikasi tidak hanya dilakukan pada momen-momen tertentu, tetapi juga terhadap berbagai aktivitas sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Pegadaian.
“Dalam waktu dekat kami akan melaksanakan program sosial sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting di Bengkulu. Kami berharap media dapat terus menjadi mitra strategis untuk menyampaikan berbagai kegiatan positif Pegadaian kepada masyarakat,” tutup Heriadi.
Melalui sinergi bersama media, Pegadaian optimistis mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat, memperluas budaya investasi emas, serta menghadirkan layanan yang semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu.(Eko)










