Bengkulu, – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menggelar Safari Ramadan di Masjid Agung At-Taqwa, Kota Bengkulu, Selasa (18/3/2025). Kegiatan ini menjadi wujud sinergi dan keharmonisan antara Pemerintah Kota Bengkulu dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan itu, Helmi menyampaikan apresiasi terhadap berbagai pencapaian yang telah diraih Kota Bengkulu.
“Kota Bengkulu memiliki tempat tersendiri di hati saya karena lebih dari sepuluh tahun saya pernah memimpinnya. Oleh karena itu, kolaborasi dan koordinasi antara pemerintah kota dan provinsi sangat diperlukan dalam membangun Kota Bengkulu, Bumi Merah Putih ini,” ujar Helmi.
Ia menegaskan bahwa meskipun ada efisiensi anggaran, pembangunan di Provinsi Bengkulu, termasuk di Kota Bengkulu, tetap harus berjalan maju. Pemerintah provinsi juga berkomitmen mendukung program-program strategis pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu.
“Ada beberapa aset yang kami serahkan pengelolaannya kepada Pemkot Bengkulu, seperti Pantai Panjang, Taman Remaja, dan beberapa aset lainnya. Terkait hal ini, insyaallah, Gubernur Bengkulu akan mengadakan pertemuan khusus bersama kepala OPD untuk membahas pembangunan Bengkulu secara lebih mendalam,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedi Wahyudi, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu atas penyerahan beberapa aset milik Pemprov Bengkulu kepada Pemkot Bengkulu serta atas dukungan yang diberikan dalam berbagai program pembangunan.
“Dukungan dari Pemprov Bengkulu sangat berarti bagi kami. Ini menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publik agar seluruh warga Kota Bengkulu dapat merasakan manfaat pembangunan.
“Ke depan, tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan, terutama yang berobat di RS Harapan dan Doa. Selain itu, tidak boleh ada lagi jalan rusak di Kota Bengkulu. Kami juga bekerja keras untuk memastikan semua warga mendapatkan haknya,” pungkasnya.(Eko)